Rabu, 04 September 2013

The champion of this universe

This night i passed my dinner just to visit my blogsite and trying to write down something inside. Its already several months i have been staying in this island, far away from my families and mates to look for unseeing things which is called future.

I don't pretty much know how future is made by, i just tried to make everything look easier and worth to fight for. Many people think that i got all of this such of matters with a simple way, anyhow i never think that i already got all the things i want, i just got nothing et all.

Inget kalau dulu bokap mau berangkat haji, gw nangis kejer terus terang, bukan karena mau ditinggal pergi dan takut ga balik, tp terharu ngliat perjuangan bonyok yang bener bener mulai semua dari nol, sangat nol, dengan dana pas pasan, mutusin keluar dari perusahaan yang selama ini jadi tempat mencari nafkah, tapi akhirnya bisa menyempurnakan rukun islam yang kelima. Sungguh, itu yang touching abis.

2 minggu yang lalu kalo ga salah, dapet sms dari adik, kalo dia sudah lulus jadi sarjana, another achievement from my father so far. He already made 2 of his sons become a good man as well, walau masih menjadi sarjana, anggap saja itu sudah menjadi orang yang baik, walau asline dua duanya bejat hwehehehe

Kadang sedikit menyeramkan jika harus berupaya melampaui atau setidaknya menyamai apa yang sudah didapat bapak sampai sejauh ini, gw masih terlalu kecil dan ingusan untuk harus berupaya keras seperti beliau. Entah, tapi beliau tetaplah juara nomer 1 diseluruh galaksi.

Selamat bapak, sudah memerdekakan dua jagoannya. :) 


1 komentar:

  1. selamat paklik telah melahirkan generasi Emas Indonesia. Sukses brow!

    BalasHapus